NU Jatim Award: Sidoarjo Peserta Kategori Terbanyak

Foto: Istimewa

NUKITA.ID, SIDOARJOBertempat di aula Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sidoarjo, telah berlangsung visitasi PWNU Jatim Award 2018, Sabtu (30/6) lalu. Ini kali kedua bagi NU Sidoarjo mengikuti ajang penghargaan bergengsi dalam tata kelola organisasi di lingkungan NU Jawa Timur. 

Katib PCNU Sidoarjo, KH Sholeh Qosim mengungatkan bahwa sebagai jam’iyah atau organisasi, maka ketaatan kepada kepengurusan yang lebih tinggi harus ditunjukkan. “Saatnya belajar taat kepada organisasi NU. Ini penting dalam menjalankan roda organisasi,” katanya, Senin (2/7).
 
Ketua PCNU Sidoarjo, KH Maskhun dalam sambutannya menegaskan agar ajang PWNU Jatim Award menjadi sarana untuk melaporkan seluruh capaian yang dilakukan secara jujur.  
 
"Kita di Sidoarjo ini tidak ada rekayasa, apa adanya. Nek wis wayahe yo menang," kelakar Haji Maskhun. Ia berharap kepada tim visitasi agar memberikan nilai secara objektif. 
 
Kegiatan visitasi serasa lengkap dengan kehadiran unsur pemerintah. Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin turut hadir memberikan suntikan semangat kepada tim visitasi PWNU Jatim Award. Ini sekaligus bukti kebersamaan yang baik antara NU Sidoarjo dengan pemerintah setempat.
 
Dalam sambutannya Cak Nur, sapaan wakil bupati mengucapkan selamat datang kepada Tim PWNU Jatim Award. 
 
Ia juga mengungkapkan kebersamaan pemerintah kabupaten dengan NU setempat. “Pertama, selalu bekerja sama dengan PCNU Sidoarjo dalam hal keagamaan,” jelasnya. Termasuk salah satunya membuat surat edaran tentang radikalisme. Itu didukung penuh PCNU, lanjutnya. 
 
Kedua, selalu bersinergi dalam membagi tugas antara pemkab dengan PCNU dan Banom yang ada. “Dalam hal ini ada unsur kemandirian, dan sinergitas. Mandiri bukan berarti dilepas, tapi ada sinergitas,” ungkapnya.
 
Tim visitasi PWNU Jatim Award, Abdul Quddus Salam menyatakan bahwa Sidoarjo memecahkan rekor dengan kategori terbanyak, yakni mengikutsertakan 13 kategori. “Secara kasat mata Sidoarjo sudah terbaca, tinggal memastikan aspek fund dan pendanaan rutin,” kata alumnus pascasarjana Unair tersebut.
 
Dalam kegiatan tahun ini, Sidoarjo meraih rekor kategori terbanyak yakni 13 kategori. Menurut Sholehuddin selaku selaku penanggungjawab NU Award bidang wilayah mengatakan Sidoarjo optimis menang dengan kategori terbanyak. 
 
“Apalagi dalam kenyataannya, kegiatan ini didukung tidak hanya PCNU, juga melibatkan peran aktif sejumlah kalangan,” katanya. 
 
Mereka adalah sejumlah MWC NU, pengurus ranting. Tidak ketinggalan unsur Banom, lembaga, seperti Muslimat, Fatayat, Ansor, ISNU, IPNU maupun IPPNU. Sedangkan unsur lembaga ada LKNU, LAZISNU, dan LWP, serya dari unit juga MINU KH Mukmin dan RSI Siti Hajar. 
 
"Paling tidak, dengan pengalaman tahun kemarin, Sidoarjo telah siap. Meski masih ada juga beberapa kekurangan," tutur Ketua PC ISNU Sidoarjo tersebut. (*)
 
Sumber: NU Online

Berita Lainnya

Comments