IPPNU Berikan Terapi Penyembuhan Penyakit bagi Ratusan Warga

Kader IPPNU saat memberikan terapi (Foto: Istimewa)

NUKITA.ID, MUSIRAWASSekitar 150 warga Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musirawas, Provinsi Sumatera Selatan mendapat bantuan penyembuhan beragam penyakit. Kegiatan dibarengkan dengan bakti sosial atau Baksos yang diselenggarakan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) setempat.

“Baksos penyembuhan alternatif penyakit medis dan non medis tersebut dilakukan lewat pendekatan Aji Tapak Sesontengan (ATS),” ujar Ketua IPPNU Muara Kelingi, Anggi Nurbayanti, Senin (26/6). Kegiatan diselenggarakan untuk meringankan beban masyarakat yang menderita sakit tanpa perlu mengeluarkan biaya, lanjutnya.

"Ini cara sederhana kami untuk menunjukkan bagaimana IPPNU sebagai salah satu badan otonom NU mampu memberi pelayanan dan membuat masyarakat tersenyum,” ujarnya. 

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan kampanye terkait pesan kemanusiaan dan kebangsaan dari para tokoh seperti KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur kepada masyarakat.

Sejumlah warga mendapatkan manfaat dari kegiatan ini. Seperti yang dialami Gatot Arifanto, juga Turima yang akhirnya bisa berjalan setelah diterapi master (kamituo) ATS ini. Warga Desa Temuan Suri, Kecamatan Muara Kelingi tersebut akhirnya bisa tersenyum senang dan mampu bersandar pada tiang Bumdes Marga Sakti. “Bibirnya tersenyum, dan matanya berkaca-kaca,” ungkap alumni DIII Kebidanan Universitas Aisyiyah Yogyakarta itu.

Menurutnya, terapi ala ATS tidak menimbulkan rasa sakit. "Penyembuhannya sama sekali tidak sakit, justru sangat menyenangkan dan penuh humor," ujar dia.

Awalnya, saat menuju lokasi baksos ATS, Turima dari rumah dibonceng motor. Saat tiba di lokasi baksios jalannya pincang. “Juga terdapat benjolan sebesar telur ayam kampung di betisnya sehingga untuk naik motor harus dibantu,” katanya.

Dalam penuturan kepada petugas, Turima divonis dokter mengidap komplikasi, asam urat, darah tinggi, serta diabetes. 

“Tahun 2000 saya hamil, dan saat melahirkan harus lumpuh,” ungkap Turima. Jika linu datang, otak dan gerak tubuh tidak seperti satu kesatuan, lanjutnya. 

Dan setelah lewat model penyembuhan ATS, dirinya benar-benar merasa ada manfaat yang dirasakan. “Metodenya menyenangkan dan hasilnya bisa dirasakan dengan cepat," katanya.

Baksos ATS yang digelar IPPNU Muara Kelingi ini mendapat sambutan dari masyarakat. Mereka datang dengan beragam keluhan dari mulai asma, migrain, asam urat, keseleo, usai stroke, kolesterol, amandel, sakit mata, syaraf, sakit gigi, dan penyakit lain. 

Baksos yang dikemas dengan IPPNU untuk masyarakat ini diharapkan menjadi kabar baik bagi warga kurang mampu yang dililit masalah kesehatan. 

"Selama tiga tahun kuliah, saya pikir belum tentu satu tenaga kesehatan bisa membantu banyak pasien, dan hasil kesembuhannya bisa dirasakan pada saat itu hanya dengan sentuhan lembut tanpa rasa sakit,” kata Anggi.
Anggi juga mengajak warga NU yang berkeinginan untuk belajar terapi ini. “Seperti yang saya alami yakni proses belajar yang singkat hingga langsung praktik di lapangan,” tandasnya. (*)

Sumber : NU.or.id

Comments